About Alila Purnama
Bagi Anda yang bepergian bersama kelompok kecil atau merayakan momen istimewa yang membutuhkan ruang, privasi, dan pelayanan tanpa hambatan, Alila Purnama adalah pilihan tepat — terutama di Raja Ampat, di mana situs menyelam terpencil dan ritme hidupnya perlahan. Dengan panjang 46 meter, phinisi ini memiliki ruang gerak luas, namun hanya membawa 10 tamu di lima kabin, sehingga Anda tidak perlu berbagi dek dengan keramaian. Hari-hari Anda mengikuti pasang surut air laut, bukan jadwal kaku, dan dengan awak kapal yang terlatih sesuai standar keramahtamahan Alila, Anda akan menemukan handuk dingin setelah snorkeling pagi di Cape Kri atau pijat pasca-diving yang sudah disiapkan di dek pribadi Anda.
Hari dimulai lebih awal, sering kali dengan perjalanan mesin ke Dampier Strait, di mana arus kuat membawa ikan pelagis mendekati dinding terumbu. Anda bisa menyelam atau snorkeling di lokasi seperti Manta Sandy saat fajar, ketika pari manta berputar tepat di bawah permukaan. Kembali ke kapal, sarapan disajikan dengan pemandangan pulau-pulau karst Wayag yang menjulang di kejauhan. Alila Purnama berlabuh di teluk tenang seperti Tomolol atau Arborek, tempat Anda bisa berperahu karet ke laguna atau berjalan di jembatan kayu pulau untuk bertemu anak-anak lokal yang melambaikan tangan dari dermaga. Makan siang disajikan di bawah naungan tenda dek atas, sering kali dengan ceviche dari hasil tangkapan pagi itu.
Setiap kabin dirancang untuk kenyamanan dan ketenangan, dengan sentuhan cermat seperti gorden kedap cahaya, akses langsung ke dek di beberapa kamar, serta pengatur suhu ruangan mandiri — sangat penting setelah siang hari yang lembap saat menjelajahi reruntuhan kapal Jepang yang ditinggalkan di dekat Penemu. Suite utama memiliki tata ruang sedikit lebih luas dan area duduk pribadi, ideal bagi pasangan yang menginginkan ruang ekstra. Colokan pengisian daya tersedia di banyak tempat, dan setiap kabin dilengkapi isi ulang air minum kemasan, perlengkapan mandi organik, serta dinding peredam suara agar dengung mesin tidak mengganggu istirahat Anda.
Aktivitas diving didukung oleh dua pemandu, penyimpanan peralatan dengan bak bilas, serta stasiun persiapan kamera bagi Anda yang mengambil foto bawah air. Namun, Anda tidak perlu menyelam untuk menikmati agenda perjalanan ini. Tamu yang tidak menyelam bisa menghabiskan waktu berjam-jam snorkeling bebas dari platform renang di Nudibranch Rock atau mendaki ke titik pandang di Wayag, di mana pemandangan luas pulau-pulau jamur membentang hingga ke cakrawala. Malam hari berlangsung tenang dan santai — segelas arak lokal di bar salon, mungkin, sambil meninjau foto-foto dari momen terbaik hari itu.
Ini bukan kapal untuk penawaran mendadak atau pelancong yang berfokus pada anggaran. Ia dirancang bagi mereka yang menghargai ketepatan waktu, privasi, dan kenyamanan secara seimbang — orang-orang yang lebih memilih membayar lebih agar terhindar dari dermaga yang ramai atau arahan diving yang terburu-buru. Dengan hanya lima kabin, kapal ini biasanya dipesan jauh-jauh hari, terutama di musim puncak (Oktober–November), ketika kondisi laut paling tenang dan jarak pandang bawah air secara rutin mencapai 25 meter. Waktu Anda untuk mendapatkan tempat terbatas cepat habis, sehingga fleksibilitas tanggal sangat membantu.










