About Rascal
Jika Anda mengutamakan privasi tanpa mengorbankan ruang atau gaya, Rascal adalah pilihan yang masuk akal — terutama jika bepergian bersama kelompok kecil atau pasangan yang menginginkan ritme perjalanan tersendiri. Dengan panjang 30 meter, kapal ini dirancang untuk stabilitas dan kenyamanan, dilengkapi dek yang memungkinkan Anda menemukan sudut favorit, entah itu menikmati matahari terbit di Padar atau bersantai setelah berenang di Manta Point. Desain kabin tunggalnya berarti seluruh kapal menjadi milik rombongan Anda — tidak ada koridor bersama, tidak ada bentrokan jadwal, hanya ritme pribadi Anda melewati destinasi utama Komodo.
Hari Pertama dimulai dengan kedatangan di Labuan Bajo, di mana kru menjemput dan mengantar Anda ke atas kapal sebelum berlayar ke Pulau Menjerite. Sore pertama adalah waktu untuk menyesuaikan diri — berjalan kaki singkat ke titik pandang, lalu berenang santai saat matahari terbenam sementara kru menyiapkan makan malam. Dek makan terbuka menjadi tempat hidangan disajikan hangat: tuna segar dari nelayan lokal, buah tropis yang baru dipotong. Karena tidak ada kabin lain yang terisi, waktu Anda sepenuhnya milik Anda — tidak perlu berkoordinasi dengan tamu lain atau terburu-buru mempersiapkan peralatan snorkeling.
Hari Kedua dimulai pagi-pagi sekali menuju Pulau Padar. Anda akan berlabuh semalam di dekatnya, siap untuk mendaki menjelang fajar ke puncak bukit. Dari sana, garis pantai yang terbelah membentang — lima teluk dengan gradasi biru yang berubah-ubah, terbaik dinikmati saat cahaya masih rendah. Setelah sarapan di kapal, Anda melanjutkan ke Komodo Village untuk wisata Komodo dragon bersama ranger. Jalur di sini tetap kering dan berdebu meski di musim hujan, dan pemandu Anda tahu spot-spot favorit tempat Komodo berjemur. Siang harinya, Pink Beach memberi kesempatan snorkeling di tepi lereng karang, tempat ikan kakaktua menggerus terumbu menjadi pasir yang memberi warna merah muda pada pantai.
Manta Point dikunjungi menjelang sore, saat arus membawa plankton — dan pari manta datang mengikutinya. Anda akan snorkeling dari kapal pendukung, yang diposisikan tepat di dekat stasiun pembersihan tempat manta sering muncul. Tidak ada jaminan, tetapi lokasi ini mencatat kemunculan harian di musimnya. Saat senja tiba, Anda berlayar ke Pulau Kalong, hutan bakau pasang surut tempat ribuan kelelawar buah beterbangan keluar saat matahari terbenam. Rascal berlabuh di saluran dekatnya, memberi Anda pemandangan jelas tanpa mengganggu koloni mereka.
Pagi terakhir, Anda berlayar ke Taka Makassar — gundukan pasir yang muncul saat air surut, dikelilingi perairan dangkal dan jernih hingga terlihat seperti hasil edit foto. Tempat ini favorit untuk pengambilan gambar drone, tapi juga untuk mengapung dengan mata tertuju ke bawah, mengamati ikan kerapu zamrud yang berenang di antara gundukan karang. Setelahnya, Kanawa — pulau pribadi dengan teluk berbentuk tapal kuda tempat Anda bisa berperahu karet atau bermain stand-up paddleboard di sepanjang tepi pantai. Menjelang siang, Anda kembali ke Labuan Bajo, tepat waktu untuk penerbangan lanjutan atau menginap di hotel jika diperlukan.










