About Magia II
Bagi Anda yang bepergian bersama kelompok kecil atau menginginkan pengalaman charter penuh secara eksklusif di Komodo, Magia II adalah pilihan tepat—konfigurasi kabin tunggalnya berarti rombongan Anda menyewa keseluruhan yacht, sangat cocok untuk keluarga atau teman-teman yang mengutamakan privasi daripada pilihan kabin ganda. Dengan panjang 26 meter, kapal ini memang tidak tergolong besar menurut standar armada, tetapi ruangannya dikelola secara cermat: lounge lebar dengan pemandangan laut, area makan terbuka, dan dek matahari dengan tempat bersantai memberi cukup ruang bagi semua orang.
Hari-hari Anda diisi dengan kunjungan ke destinasi utama taman yang mudah diakses, dengan jadwal disusun untuk menghindari keramaian. Pada Hari 1, Anda tiba di Labuan Bajo sekitar siang hari, naik ke Magia II, lalu berlayar ke Pulau Kelor menjelang sore. Snorkeling di perairan dangkal di sini memperlihatkan taman karang yang terhampar di bawah permukaan, dan saat matahari terbenam, Anda bisa menyaksikan dari haluan saat cahaya memantul ke lereng pulau berwarna keemasan. Tidak ada tekanan waktu—makan malam disajikan di atas kapal di bawah dek tertutup, dengan hidangan seafood bakar dan sayuran lokal yang dihidangkan secara keluarga.
Hari 2 dimulai pagi-pagi dengan pendaratan saat matahari terbit di Pulau Padar. Jalur trek menuju titik pandang memakan waktu sekitar 30 menit; pemandu Anda akan mengatur waktu sehingga Anda tiba di puncak tepat saat cahaya pertama menyinari teluk. Dari sana, Anda melanjutkan ke Pulau Komodo untuk wisata darat bersama ranger—tetap berada di jalur yang ditentukan sementara pemandu menunjukkan bayi Komodo yang bersembunyi di balik semak. Setelah makan siang, Anda snorkeling di Manta Point, tempat arus naik yang menarik ikan pari sepanjang tahun. Kapal berlabuh di stasiun pembersihan, dan Anda masuk dari dek belakang, mengapung mengikuti arus. Menjelang sore, Pink Beach menawarkan renang yang tenang dengan butiran karang lembut yang memberi warna merah muda pada pasir.
Pada Hari 3, Anda akan mengunjungi Taka Makassar—gundukan pasir yang muncul saat air surut—sempurna untuk berjalan-jalan di tengah laut. Setelah sesi foto dan snorkeling terakhir, kapal berlayar ke Pulau Kanawa, di mana terumbu karang turun landai dan hiu karang mengambang di dekat tebing bawah air. Anda kembali ke Labuan Bajo menjelang sore, dengan waktu turun kapal sekitar pukul 16.30. Karena Magia II hanya menjalankan charter pribadi, rencana perjalanan bisa sedikit diubah—Anda bisa mengganti Kanawa dengan Sebayur jika lebih suka lokasi yang sepi.
Pengalaman di atas kapal mengedepankan kemewahan yang praktis. Lounge ber-AC dilengkapi jendela besar, sehingga Anda tidak pernah terputus dari pemandangan. Kabin utama memiliki jacuzzi pribadi—fitur langka di liveaboard regional—dan dek matahari menyediakan zona teduh serta terbuka, sehingga Anda bisa memilih seberapa banyak terpapar sinar matahari. Tidak ada sistem hiburan formal; fokus utamanya adalah ekspedisi terpandu dan santapan yang disiapkan dari bahan-bahan segar pasar. Anda tidak akan menemukan gym atau spa, tetapi awak kapal mencakup pemandu snorkeling dan diving bersertifikasi, serta koki khusus.
Kapal ini cocok bagi mereka yang mengutamakan privasi dan ritme perjalanan yang disesuaikan, bukan fasilitas kapal seperti gym atau banyak kabin. Kapal ini tidak dirancang untuk rombongan besar—kapasitas maksimal 10 orang, yang membuat interaksi tetap personal. Jika Anda memesan untuk dua hingga empat tamu, Anda bisa menikmati ruang luas tanpa merasa membayar untuk kamar kosong. Kapal ini beroperasi secara eksklusif di Komodo National Park, sehingga tidak tersedia itinerary ke Raja Ampat, tetapi fokus ini berarti awak kapal sangat mengenal setiap teluk dan pola pasang surut di wilayah ini.










