About Magika Liveaboard
Jika Anda mencari cara menjelajah Komodo tanpa mengorbankan ruang atau kenyamanan, Magika Liveaboard dirancang khusus untuk perjalanan seperti milik Anda. Dengan panjang 74 meter, kapal ini hanya menampung 22 tamu dalam enam kabin, memberi Anda ruang lega untuk bersantai — jarang ditemui di kelas VIP. Anda akan merasakan keleluasaan itu di dek, terutama sore hari saat semua orang beralih ke jaring depan atau lounge atas untuk menyaksikan matahari tenggelam di balik pulau-pulau Komodo yang bergerigi. Dengan lebih sedikit tamu per meter persegi, Anda tak perlu berebut tempat duduk atau spot snorkeling, dan ini sangat berarti saat menyusuri arus di Manta Point atau naik tender untuk trek komodo di Pulau Komodo.
Hari-hari Anda mengikuti ritme yang menyeimbangkan satwa liar, aktivitas air, dan waktu santai. Anda akan bangun pagi di Hari 2 untuk mendaki Padar saat matahari terbit — jalur zig-zagnya terjal, tapi pemandangan tiga teluk berbentuk bulan sabit dari atas sangat sepadan. Setelah sarapan, Anda akan menjelajah savana kering Pulau Komodo bersama ranger taman, mengamati komodo di semak belukar. Siang hari, Anda bisa menyegarkan diri dengan berenang di Pink Beach, di mana pasirnya berwarna merah muda karena terumbu karang yang hancur. Sore harinya, Anda akan mengapung di atas stasiun pembersihan di Manta Point, tempat manta reef meluncur masuk untuk dibersihkan oleh ikan kecil. Ini bukan sekadar kunjungan formal — kru mengatur waktu tiba sesuai pasang surut dan cahaya, sehingga snorkeling Anda aktif, bukan asal mengapung.
Magika Liveaboard sendiri menggunakan lambung phinisi klasik dengan sistem modern di bawah dek. Anda akan merasakannya dari stabilitas saat malam berlabuh dekat Kanawa atau Taka Makassar — goyangan minimal, bahkan saat angin kencang bulan Agustus. Setiap kabin menghadap ke luar dengan pemandangan laut, dan Master Ocean Cabin dilengkapi balkon pribadi, sangat berguna jika Anda terjaga larut melihat bintang atau bangun pagi untuk persiapan turun ke laut. Dek atas memiliki area makan teduh dan lounge terbuka dengan pandangan 360 derajat, sempurna saat melintasi pulau-pulau dan ingin melihat lumba-lumba atau ikan terbang.
Itinerari 3D2N terbuka dan bisa dibagi (open-share) Magika dimulai dan berakhir di Labuan Bajo. Hari 1 dimulai dengan kedatangan pukul 13:00, lalu berlayar singkat ke Pulau Kelor untuk berenang dan snorkeling saat matahari terbenam di antara terumbu karang keras. Hari 2 dimulai pagi dengan sunrise di Padar, lalu ke Pulau Komodo untuk trek komodo, dilanjutkan makan siang dan sore panjang di Pink Beach dan Manta Point. Sore hari dihabiskan di Pulau Kalong, tempat ribuan kelelawar buah keluar dari hutan bakau. Di Hari 3, Anda akan mengunjungi gundukan pasir Taka Makassar saat air surut, lalu snorkeling di Kanawa sebelum kembali ke Labuan Bajo sore harinya. Rute ini memaksimalkan keanekaragaman satwa dan variasi sambil meminimalkan waktu mesin yang panjang.
Yang membuat Magika cocok untuk kelompok kecil atau keluarga adalah tata letak Family Cabin — dirancang untuk dua dewasa dan dua anak, dengan zona tidur terpisah dan penyimpanan tambahan. Meskipun kapal tidak menyediakan program khusus anak, dek terbuka dan zona snorkeling dangkal di Menjerite atau Kanawa memberi ruang aman bagi anak-anak untuk menjelajah. Penyelam dan perenang snorkel sama-sama didukung: peralatan disediakan, dan kru memberikan pengarahan serta titik turun terpisah bila diperlukan. Dengan hanya enam kabin, Anda tak pernah menunggu lama untuk naik atau turun kapal, dan tender diluncurkan cepat setelah berlabuh.










